Tampilkan postingan dengan label tas spunbond grosir jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tas spunbond grosir jakarta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Desember 2017

Tularkan Semangat Kelola Lingkungan

Sistem pengelolaan sampah terbuka | tas spunbond grosir jakarta


tas spunbond grosir jakarta



Lebih jauh Sri mengungkapkan, bahwa pelatihan pengelolaan bank sampah dan mengolah sampah menjadi kerajinan yang diberikan oleh Pertamina tak hanya menyokong perekonomian warga, tapi juga membangkitkan dan menigkatkan kesadaran msayaakat dalam mengelola lingkungan yang lebih bersih.

Meski pesanan belum rutin, tapi bagi mereka mengolah sampah menjadi barang ekonomis, telah memberikan tantangan dan kepuasan tersendiri. “Bandingkan saja hasilnya, kalau saya jual sampah kertas koran ke bank sampah hanya bisa dapat Rp 900 per kilogram, kalau saya olah menjadi vas atau guci pajangan, harganya bisa lebih mahal lagi,”kata Sri.

Dari kegiatan ini, para ibu rumah tangga bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp 300 ribu per bulan melalui kelompok Bank Sampah “Kurnia”. Menurut Sekretaris Bank Sampah "Kurnia" Sri Purwaningsih, hasil tersebut bisa didapat karena karya kelompok mereka seringkali mendapatkan pesanan kerajinan tangan baik itu dalam bentuk vas bunga, tas laundry, pigura, taplak dan lain-lain. “Siapa sangka sampah bisa jadi pajangan seperti ini,”ujar Sri sembari menunjukkan vas hasil karyanya.

Dari kegiatan ini, para ibu rumah tangga bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp 300 ribu per bulan melalui kelompok Bank Sampah “Kurnia”. Menurut Sekretaris Bank Sampah "Kurnia" Sri Purwaningsih, hasil tersebut bisa didapat karena karya kelompok mereka seringkali mendapatkan pesanan kerajinan tangan baik itu dalam bentuk vas bunga, tas laundry, pigura, taplak dan lain-lain. “Siapa sangka sampah bisa jadi pajangan seperti ini,”ujar Sri sembari menunjukkan vas hasil karyanya.

Manfaat lain program bank sampah ini, warga juga diberikan pelatihan untuk memanfaatkan barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. “Dengan mengubah sampah menjadi material yang ekonomis warga yang tergabung dalam anggota bank sampah dapat memiliki pendapatan tambahan, untuk meningkatkan taraf hidup”, tutur Budi.

Operation Head Terminal BBM Lomanis Budi Prasojo menjelaskan, tujuan kegiatan bank sampah “Wuwuh Berkah” ini semata-mata adalah untuk  meningkatkan budaya pelestarian lingkungan melalui upaya reduksi sampah anorganik dan meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya hidup bersih dengan pengelolaan sampah yang baik. 

Program Bank Sampah tersebut diberi nama ‘Wuwuh Berkah’ yang memiliki arti berkah dari sampah, Program ini perlahan berhasil menarik minat warga untuk turut serta di dalamnya. Semangat warga untuk mengelola sampah rumah tangga pun semakin menggeliat, seiring adanya tambahan penghasilan dari pengelolaan bank sampah.

Permasalahan yang muncul tersebut membuat Pertamina berinisiatif  menularkan pengelolaan lingkungan kepada masyarakat sekitar terminal Lomanis dengan cara merancang sistem pengelolaan sampah terintegritas dan memenuhi syarat kesehatan. Inisiatif tersebut dilakukan dalam bentuk fasilitas pelatihan dan pendampingan untuk program Bank Sampah.

Permasalahan yang muncul tersebut membuat Pertamina berinisiatif  menularkan pengelolaan lingkungan kepada masyarakat sekitar terminal Lomanis dengan cara merancang sistem pengelolaan sampah terintegritas dan memenuhi syarat kesehatan. Inisiatif tersebut dilakukan dalam bentuk fasilitas pelatihan dan pendampingan untuk program Bank Sampah.

Tak hanya di kota besar, sistem pengelolaan sampah terbuka juga dapat dengan mudah kita temukan di kota-kota kecil. Contoh paling mudah bisa kita lihat di ekosistem pasar, dimana pengelolaan sampah pasar masih dibiarkan menggunakan sistem pembuangan terbuka. Alhasil cara demikian mengakibatkan sampah oraganik dan non organik tercampur hingga ke Tempat Pembuangan Akhir.

Selama ini masalah pengelolaan sampah rumah tangga sering dianggap hal sepele, padahal volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kian hari terus menggunung karena memakai sistem pembuangan terbuka. Kondisi ini tak berbanding lurus dengan pengelolaan sampah yang masih minim, hal ini tentu saja akan berdampak negatif terhadap pengelolaan  lingkungan.


Sampah Jadi Berkah, Belajar Dari Bank Sampah dan HL Ecomart | tas spunbond grosir jakarta




Biodigester juga tersedia di lokasi HL Ecomart. Biodigester adalah alat pengolah sampah organik melalui proses anaerob dengan output gas, listrik, pupuk cair dan kompos. Dengan demikian, selain mampu mengurangi sampah organik dan sampah rumah tangga, alat ini berfungsi juga sebagai alat penghasil energi.

Di lokasi HL Ecomart itu memang terbagi dalam beberapa sisi yang menarik. Ada gudang pemilahan sampah, saung kreativitas, tempat koordinasi, minimarket, dan beberapa sudut hidroponik dengan berbagai jenis sayuran. Memasuki gudangnya, di sana terdapat alat press sampah untuk mengemas dengan sempurna. Alat ini ada yang manual dan ada juga yang sudah memakai mesin.

Bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah. HL Ecomart menjadi gerakan kreatif dalam mengubah persepsi masyarakat dari sampah sebagai masalah kemudian berubah sampah menjadi berkah.


Mengubah Sampah Menjadi Berkah | tas spunbond grosir jakarta


Tak kurang dari 50 kilogram sampah tiap dua pekan berhasil diolah. Setelah dibersihkan, sampah-sampah plastik tersebut dibentuk menjadi aneka produk berharga, seperti bantal, tas plastik, dompet, dan berbagai macam produk lainnya. Produk tas dijual dari mulai Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu. Sementara dompet dihargai Rp 5 ribu. 

Kegiatan tersebut bermula dari keprihatinan Maria tentang ratusan ton sampah plastik yang tiap hari menumpuk tanpa dapat diurai. Ia kemudian mengajak ibu-ibu di lingkungannya untuk mengumpulkan berbagai macam produk sampah plastik. Seperti bungkus minyak goreng, pewangi pakaian, sampo, dan kemasan sachet minuman.

Tak selamanya sampah harus dibuang begitu saja. Dengan sentuhan kreatif, sampah plastik dapat dijadikan aneka produk bernilai ekonomis. Seperti yang dihasilkan Maria Septriana, ibu rumah tangga dari Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini.








Jumat, 03 November 2017

Beramal dengan Tas Belanja Ramah Lingkungan

Kantong plastik berbayar untuk belanja di toko ritel | tas spunbond grosir jakarta

tas spunbond grosir jakarta


Ke depannya, perusahaan tersebut akan melanjutkan proyek dengan melakukan kampanye serta edukasi pola hidup sehat, dan supervisi program penyuluhan tentang perawatanseptic tank.

Tidak ada salahnya, mulai sekarang masyarakat mulai dilatih berpikir bijaksana dalam berbelanja. Apalagi, uji coba program kantong plastik berbayar yang telah berlangsung selama ini terbukti dapat memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Indonesia.

Untuk setiap pembelianBlue Bag, 100% dari nilai penjualan ditambah dengan sumbangan dari IKEA, akan disalurkan langsung ke pihak Mercy Corps Indonesia untuk menjalankan proyek sanitasi di Penjaringan yang sudah berjalan selama dua tahun.

Sejak ProyekBlue Bagdimulai pertama kali pada Oktober 2014 hingga Desember 2015, lebih dari 232.000 tas belanja IKEA telah terjual, dan digunakan untuk membangun sarana sanitasi limbah berupa 100 septik tank di Kecamatan Penjaringan, sambung Eliza.

Dia mengatakan sebanyak 75% penduduk Penjaringan masih mengandalkan air tanah sumur dangkal untuk sanitasi. Sementara itu, hanya 2% masyarakat setempat yang sudah memiliki akses terhadap sistem penyaluran air buangan yang disediakan pemerintah.

ProyekBlue Bagini dapat dijalankan karena adanya dukungan dari konsumen yang peduli lingkungan. IKEA tidak lagi memberikan kantong plastik kepada pelanggan, tapi kami memberi pilihan untuk membeli tas belanja ramah lingkungan ini.

Saat ini, lanjut Eliza, programBlue Bagtersebut telah berhasil mewujudkan pembangunan 100septic tankdengan sistemknockdownbagi masyarakat di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kecamatan Penjaringan dipilih untuk proyek ini karena merupakan salah satu daerah terpadat di Jakarta dengan jumlah penduduk lebih dari 300.000 jiwa dan kongesti 8.635/km persegi, jelasnya.

Meski belum banyak, berbagai peritel sudah mulai menjalankan aturan tersebut. Salah satunya adalah IKEA Indonesia. Peritel furniturknockdownyang berbasis di Swedia itu menjalankan program bernama IKEABlue Bag.

Marketing Manager IKEA Indonesia Eliza Fazia menjelaskan program tersebut telah dimulai sejak toko ritel tersebut pertama kali dibuka di Alam Sutera pada Oktober 2014. Menariknya, hasil penjualan tas belanjaBlue Bagitu digunakan untuk pembangunan sanitasi umum.

Apalagi, masyarakat Indonesia sudah sangat terbiasa dengan tas kresek untuk berbelanja sehari-hari. Setidaknya, menurut Roy, dibutuhkan waktu transisi selama enam bulan sebelum akhirnya masyarakat terbiasa menggunakan tas belanja.

Padahal, pada 21 Februari, pemerintah akan mulai menerapkan kebijakan tas plastik berbayar. Peritel akan menjual tas belanja seharga US$1. Sementara itu, untuk satu tas plastik, konsumen dikenai tarif 30% dari harga tas belanja.

Beberapa peritel besar sebenarnya telah menjalankan strategi tersebut. Mereka membuat kebijakan penghapusan kantong plastik untuk alasan kelestaarian lingkungan. Apalagi, selama ini sampah plastik di Indonesia paling banyak disumbang dari toko ritel.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey, upaya menekan penggunaan kantong plastik harus dilakukan dengan sosialisasi yang baik di kalangan peritel maupun masyarakat agar tidak terjadi kericuhan.

Tanggapan masyarakat pun beragam. Ada yang keberatan, tapi tidak sedikit pula yang menyambut hangat. Peraturan yang direncanakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu sudah mulai diberlakukan di banyak kota di Tanah Air sejak awal tahun ini.

Jika konsumen tetap ingin menggunakan kantong plastik untuk berbelanja, mereka akan dikenakan tarif tambahan.Nah, daripada mengeluarkan tarif untuk menumpuk sampah plastik, masyarakat dianjurkan menggunakan tas belanja yang dapat digunakan berulang kali.

Beberapa waktu lalu, masyarakat dihebohkan pada rencana pemerintah untuk menekan pencemaran dengan memberlakkuan taktik kantong plastik berbayar untuk belanja di toko ritel.

Hypermart Ajak Masyarakat Beli Tas Belanja Ramah Lingkungan | tas spunbond grosir jakarta



Jika stamp sudah terkumpul sesuai yang ditentukan, konsumen bisa menukarkannya dengan produk rumah tangga persembahan Vivo. Di antaranya, panci sayur 16 Cm, wajan penggorengan 24 Cm, panci sup 20 Cm, wajan bertutup 30 Cm, wajan penggorengan 28 Cm, dan panci sup 24 Cm.

“Semakin banyak belanja, semakin banyak dapat stamp, semakin cepat miliki produk Vivo,” jelasnya.

Sementara itu, bukan hanya promo tas belanja, Hypermart juga telah menyiapkan program stamp untuk setiap customer yang berbelanja menggunakan kartu Hicard. Stamp dikumpulkan untuk mendapatkan koleksi produk Vivo. Periode pengumpulan stamp mulai tanggal 4 Februari hingga 29 Juni 2016 mendatang. Sementara periode penukaran stamp mulai tanggal 4 Februari hingga 13 Juli 2016. “Setiap belanja Rp50 ribu berlaku kelipatannya,” ujarnya.

Program ini berlangsung mulai periode 19 Februari hingga 19 Maret 2016 mendatang. Menurutnya, selama periode berlangsung, respons masyarakat cukup bagus.

“Bagus, banyak masyarakat yang sudah beli,” ujarnya.

“Kami sadar bahwa ini adalah bagian dari gaya hidup yang harus mulai diterapkan dan dibiasakan agar kita semua bisa membuat lingkungan lebih bersih,” katanya.

Dikatakan Yus, ada banyak pilihan warna dan model yang telah disiapkan Hypermart. Mulai dari gambar tempat bersejarah di Indonesia seperti Candi Borobudur, hingga kata-kata bijak yang berisi soal go green.

“Bayar di muka agak mahal tapi bisa dipakai seumur hidup dan aman untuk lingkungan. Tidak seperti plastik,” ujarnya.

Seperti diketahui, berdasarkan peraturan pemerintah tentang pembatasan penggunaan kantong plastik, pemakaian kantong belanja berbayar telah berlaku mulai tanggal 21 Februari 2016 lalu. Dengan adanya program promo ini, pihaknya berharap masyarakat mau beralih untuk membeli tas belanja yang ramah lingkungan.

Tas belanja ini merupakan tas yang terbuat dari bahan alami sehingga ramah lingkungan. Gerakan membeli tas belanja yang ramah lingkungan ini juga merupakan dukungan nyata Hypermart untuk mendukung pembatasan penggunaan kantong plastik. “Bahannya natural, organic, go green,” ujarnya.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih,” katanya kepada Radar, kemarin.

Menindaklanjuti program pemerintah pembatasan penggunaan kantong plastik, Hypermart Cirebon menggelar promo untuk mendorong masyarakat membeli tas belanja. Disampaikan oleh Opening Manager Hypermart Cirebon, Yus Nandi setiap konsumen yang melakukan transaksi minimal Rp200 ribu, dapat membeli tas belanja seharga mulai dari Rp5 ribu.


Eco Bags, Tas Yang Ramah Lingkungan | tas spunbond grosir jakarta



Bandingkan apabila kita menggunakan eco bags yang menggunakan kain ramah lingkungan karena mudah terurai. Tas kanvas ini juga dapat digunakan berulang kali dengan variasi model yang cantik. Anda pun akan bangga menentengnya. Selain tampilannya cantik, anda patut bangga karena turut menjaga kelestarian lingkungan.

Plastik biasanya dibuat menggunakan bahan polimer polivinil yang terbuat dari polychlorinated. Bahan ini merupakan bahan yang sulit untuk terurai dan tidak ramah lingkungan. Plastik juga hanya dapat digunakan sekali karena jika robek sudah tak bisa digunakan. Tampilan plastik juga biasa dan kurang stylish.

Pengenalan eco bags sebagai solusi pintar pengganti platik ini membutuhkan sosialisasi mengenai perbandingan menggunakan plastik dan eco bags, karena masyarakat menganggap kantong plastik lebih praktis. Plastik digunakan sekali dan dibuang sekali. Padahal, penggunaan eco bags yang justru bisa dapat menghemat biaya karena dapat digunakan berulang kali.

Cara untuk mengurangi sampah plastik adalah dengan melakukan daur ulang dan mengurangi penggunaan kantong plastik. Kita dapat mengganti penggunaan plastik dengan eco bags atau Goodie Bag. Saat ini, eco bags mulai diperkenalkan kepada masyarakat karena kebanyakan masyarakat masih menggunakan kantong plastik dibandingkan menggunakan eco bags.

Saat berbelanja atau membeli sesuatu, kita pasti akan mendapat kantong plastik. Apalagi jika barang bawaan berat, tentu kita meminta kantong plastik lebih dari satu untuk melapisinya. Bagaimana nasib platik tersebut? Tentu akan menjadi sampah.

Konsumsi plastik yang berlebihan dapat mengakibatkan peningkatan sampah plastik. Diperkirakan untuk terurai plastik memburuhkan waktu 100-500 tahun. Hal ini dikarenakan plastik bukan berasal dari senyawa biologis dan memiliki sifat sulit terdegradasi. Sampah kantong plastik yang menumpuk dapat mencemari lingkungan baik darat, laut, bahkan udara. Salah satu dampak sampah plastik yang sering kita rasakan adalah banjir.





Senin, 17 Juli 2017

Mulai Februari, kantong plastik belanja tak gratis

Kebijakan kantong plastik berbayar sudah mulai diterapkan di Bandung dan Cimahi | tas spunbond grosir jakarta



tas spunbond grosir jakarta


Sementara berdasarkan data dari Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jakarta, tumpukan sampah di wilayah DKI Jakarta mencapai lebih dari 6.000 ton per hari dan sekitar 13 persen diantaranya berupa sampah plastik.

Dari seluruh sampah yang ada di pantai, 57 persen berupa sampah plastik. Sampah ini mengapung dan bahkan hingga tenggelam di Samudera Pasifik sudah mencapai hampir 100 meter.

Indonesia menduduki peringkat kedua "pembuang" sampah plastik ke laut setelah Tiongkok. Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum, produksi sampah plastik di Indonesia menduduki peringkat kedua penghasil sampah domestik yaitu 5,4 juta ton per tahun.

"Berdasarkan data statistik persampahan domestik Indonesia, jumlah sampah plastik tersebut merupakan 14 persen dari total produksi sampah di Indonesia," kata Ketua Umum "Indonesia Solid Waste Association" (InSWA), Sri Bebassari.

"Tadinya malah saya kepikiran yang lebih tegas, yaitu sama sekali melarang kantong plastik. Namun, #pay4plastic ini bisa menjadi solusi jangka pendek, tetapi untuk solusi jangka menengah di Bandung akan dikaji untuk pelarangan kantong plastik," ujar Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, seperti dikutip dari infobandung.co.

Kementerian menghitung, selama 10 tahun terakhir penggunaan kantong plastik meningkat terus. Dalam satu dekade, sekitar 9,8 miliar lembar kantong plastik digunakan oleh masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Dari jumlah itu, hampir 95 persen kantong plastik menjadi sampah. Sedangkan tanah butuh waktu sangat lama mengurai sampah plastik.

Kebijakan kantong plastik berbayar sudah mulai diterapkan di Bandung dan Cimahi. Menurut infobandung.co. Pemerintah Kota Bandung telah memberlakukan Perda Kota Bandung 17/2012 tentang 'Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik yang Tidak Ramah Lingkungan'.

"Kalau belanja ke sana, peritel tidak menyediakan kantong plastik secara bebas dan pembeli harus membelinya," kata dia di Jakarta, Rabu (6/1) seperti dikutip Beritasatu.com. 

Seoal berapa harga yang harus dibayar konsumen, belum diputuskan. "Di Hong Kong, Inggris, dan Amsterdam bayar sekitar 50 sen," ujarnya. Upaya tersebut bisa menurunkan konsumsi plastik sampai 73 persen dengan program kantong plastik berbayar.

Kota-kota yang akan menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar tersebut adalah DKI Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, Solo, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palembang, Medan, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Ambon, dan Jayapura.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian LHK Tuti Hendrawati Mintarsih mengatakan, penerapan plastik berbayar awalnya akan ditujukan kepada retail modern secara bertahap.

Jika anda biasa memakai kantong plastik buat belanja, mulai bulan depan baiknya anda bawa sendiri kantong belanja. Sebab mulai bulan Februari, kantong plastik ini tak lagi gratis. Supermarket dan retail sejenisnya akan mengenakan biaya tambahan untuk membeli kantong plastik belanja.

Pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari nanti, pemerintah akan memberlakukan kebijakan kantong plastik berbayar. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan memperkenalkan kebijakan kantong plastik berbayar di 17 kota kepada pemerintah daerah, dunia usaha atau peretail modern, dan masyarakat.

Pro lingkungan dengan usaha tas bahan alami | tas spunbond grosir jakarta



Jangan lupa untuk selalu mempromosikan produk tas ramah lingkungan anda. Anda bisa mempromosikan melalui media sosial dan pameran-pameran usaha kecil menengah yang biasanya sering diselenggarakan di mal-mal atau tempat umum lainnya. Dan jangan lewatkan teman dan sanak saudara anda dulu sebagai target pertama anda berpromosi.

Dari mereka inilah, anda juga akan mendapatkan sistem promosi yang lebih murah, yaitu dari mulut ke mulut atau bisa dikenal dengan sebutan getok tular. Manfaatkan gegap gempita ramah lingkungan atau Go Green yang tengah semakin marak diperbincangkan dan disukai. 

Momentum seperti ini adalah tempat terbaik untuk lebih mengenalkan produk tas bahan alami anda. Jika anda mengaku pencinta dan lingkungan dan selalu berusaha untuk menunjukkan bukti nyata, memiliki usaha tas ramah lingkungan ini bisa anda coba. Tularkan pada sesama pentingnya mencintai lingkungan dengan tas bahan alami produksi anda. Selamat mencoba dan teruslah mencintai bumi!

Lalu bagaimana cara anda memulai usaha tas seperti ini? Hal pertama tentu saja memilih bahan tasnya. Ada banyak bahan alami yang bisa anda manfaatkan untuk pembuatan tas eco-friendly. Anda bisa memilih yang sekiranya ada di sekitar lingkungan tempat tinggal anda. Bisa enceng gondok, pandan, dan serat-serat kayu. Hal kedua, mencari pengrajin. 

Jika anda merasa kurang terampil membuat tas, coba serahkan hal itu pada pengrajin. Anda tinggal mendesainnya lalu memberitahu pengrajin untuk membuatnya. Jika budget anda belum memadai, cukup sewa satu orang pengrajin untuk membuat tas-tas ramah lingkungan ini.

Bila sudah dirasa diterima masyarakat, anda bisa memperbanyak pengrajin anda. Lalu yang menjadi hal ketiga adalah selalu up to date mengenai trend, model, detail dan warna yang sekiranya disukai oleh konsumen di pasaran. 

Tambahlah referensi dari internet atau toko-toko tas yang ada. Lihat model apa yang tengah digandrungi dan bisa anda tiru modelnya dengan bahan-bahan alami yang sudah anda tentukan tadi di awal.

Jika anda tertarik dengan tas-tas berbahan dasar alami, anda bisa mengembangkannya menjadi usaha yang menggiurkan. Mengapa menggiurkan? Karena boleh percaya boleh tidak pangsa pasar untuk tas ramah lingkungan semakin diminati di dalam negeri dan juga di luar negeri. 

Tas-tas semacam ini memiliki banyak kelebihan dibanding tas pada umumnya. Selain tidak merugikan lingkungan karena diambil dari bahan alami tidak seperti tas kulit terutama kulit hewan, tas ramah lingkungan ini juga biasanya lebih kreatif dalam hal model. Kreatifitas dalam tas ini akan memunculkan keunikan tersendiri. 

Harganya pun tergolong lebih murah jika dibandingkan dengan tas-tas biasa. Jangan menganggap tas ini murahan karena anda bisa mencontoh dari keberhasilan produk Jute bags yang ada di Amerika. Walaupun terbuat dari bahan rami atau goni, tas tersebut tas yang cukup besar namanya di hampir setiap negara.  

Kesemuanya memiliki keunikan dan model sendiri-sendiri. Biasanya tas-tas tersebut terbuat dari bahan kulit sintetis, kulit hewan asli (buaya, burung unta, ular dan sebagainya), kanvas, dan nylon. Ternyata masih ada satu lagi jenis bahan pembuat tas. 

Apa itu? Adalah bahan-bahan alami seperti goni, serat kayu, daun pandan, enceng gondok, batok kelapa dan sebagainya. Bahan alami ini jelas lebih eco friendly alias ramah lingkungan. Kebanyakan tas-tas seperti ini lebih murah biaya produksinya karena sebagian besar dikerjakan secara handmade. 

Jadi bisa dikatakan juga bahwa tas ini juga hemat energy karena tak membutuhkan lagi mesin-mesin yang digerakkan oleh bahan energi seperti listrik atau yang lainnya.  


Pengusaha Untung Publik Terbebani | tas spunbond grosir jakarta



Peran negara dalam hal ini adalah mengedukasi masyarakat tentang bahaya sampai plastik bagi lingkungan. Bukan malah mendorong publik mensubsidi pelaku usaha lewat pembelian plastik.

Harapan kita seusai uji coba, pemerintah harus memutuskan soal plastik berbayar tidak lagi dibebankan kepada masyarakat dengan biaya berapapun. Wajibkan  produsen dan pelaku usaha untuk menyiapkan kantong plastik yang ramah lingkungan.  Cara ini akan lebih efektif, karena pelaku usaha akan mengganti kantong plastik dengan kantong belanja terbuat dari bahan kertas.

Selain itu, jika memang kantong plastik itu merusak lingkungan, mengapa bebas diproduksi dan dijual? Kalau mau cara ekstrim, tutup saja pabriknya. Arahkan mereka untuk memproduksi kantong-kantong belanja dari non plastik (dari bahan kertas).

Kita sependapat dengan Walhi, seharusnya memang tidak dibebankan ke konsumen. Logikanya, urusan kantong plastik menjadi tanggungjawab pelaku usaha untuk menguranginya. Mereka wajib membuat dan atau menggunakan kantong yang ramah lingkungan.

Di sisi lain, pemerintah harus mewajibkan produsen dan pelaku usaha untuk mendaur ulang lagi sampah-sampah plastik yang mereka berikan kepada konsumen. Karena hal ini menjadi tanggung jawab mereka.

Selain itu, kebijakan kantong plastik  berbayar dinilai tidak adil karena hanya membebani masyarakat (produsen), sementara produsen dan pengusahanya tidak terbebani.  Kritik keras soal ketidakadilan ini disamaikan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat.  

Walhi menilai kebijakan pemerintah tentang kantong plastik berbayar tidak adil bagi masyarakat konsumen. Kantong plastik berbayar dinilai malah menguntungkan kalangan produsen atau pengusaha. Jadi, kata Direktur Eksekutif Walhi Jawa Barat Dadan Ramdan, yang diuntungkan adalah retail-retail. Sementara konsumen harus merogoh kocek.

Harga per kantong plastik yang ditetapkan di sejumlah daerah berbeda-beda. Surabaya menetapkan Rp 200, Jakarta Rp 5 ribu, sementara Makassar menetapkan harga Rp 4.500, dan  Balikpapan Rp 1.500 per lembar.  

Kita setuju untuk selalu menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan. Persoalannya, melestarikan lingkungan jangan dibebankan kepada masyarakat, meski harga Rp200 tidak berarti apa-apa. Pemerintah harus kreatif dan melakukan berbagai terobosan guna  melestarikan lingkungan, sehingga tidak hanya dibebankan kepada masyarakat.

Uji coba program plastik berbayar sudah dilakukan di 22 kota di Indonesia. Program yang  dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) guna mengurangi produksi sampah terutama dari bahan plastik. Catatan KLHK, penggunaan kantong plastik di Indonesia per hari sekitar 9,6 juta lembar. Itu dari ritel modern saja, belum dari pasar tradisional lainnya.

Saat ini jika berbelanja, kantong plastik tidak lagi gratis seperti selama ini. Konsumen akan dibebani Rp 200 per satu kantong plastik atau keresek. Dengan mengeluarkan biaya diharapkan konsumen beralih kepada kantongan yang lebih ramah lingkungan dan bisa dipakai dalam jangka waktu lama.